ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Kopi Hitam Mencari Tuhan

ini mas, kalau masih pahit sebut nama Milea saja
Malam suntuk bagi mereka yang malas bukan untuk aku dan dia si pencari Tuhan. Impian itu mengantarku disebuah tempat dimana nyamuk fokus menikmati manisnya darah pendatang, sementara tanganku berjinjit menjejaki keybord satu demi satu seolah tak profesional dalam mengetik. Setelah menekan ENTER, bersiaplah dia dengan dagu berjenggut, perut semprul, kupandangi dari kejauhan menuju kedepanku.
Pikiranku beberapa detik berontak, jangan dulu lah kan lama disini, sayang kalau hangetnya hilang. Tiba-tiba langkah sepatunya seirama dengan degup jantungku, suara tok si pantovel mirip paskibraka menuju ke arah 90 derajat. Jarak 1 meter spontan kuucap “Jangan dulu mas, sebentar aja yah”, dia kaget lalu berkata, bukan kamu tapi dia. Aku berbalik kekanan, oh ada cewek toh di meja sebelah.
Pikirku tidak singgah dulu di mejaku, terdiam sejenak”Aku ingat, kemarin aku sudah bilang sama mas, jangan nanya aku pesen apa, yah nanti aku yang ngomong kalau sudah haus”.
Seperempat jam aku youtube an, haus dan kupanggil si mas. Dia datang langsung bawa kopi hitam tampa kusebutkan menu, sontak, kok tau mas, “kan mas cuma punya duit sekopi aja”. Rasanya mau kukibas wajahnya tapi janganlah nanti bikin rusuh.
Warung Kopi ini namanya minasatene, tidak tahu artinya tapi disini yang pas. Kenapa? Karena adukan kopi daeng Bebe (sapaanya) seirama dengan bahasa-bahasa kalbu yang keluar melalui bibir para pencari Tuhan. Aku terkadang ngopi sampai dua cangkir. Adapula yang mempunyai cangkir khusus yang besar, sehingga dia tidak perlu lagi menambah kopinya. Cukup sekali saja.
Tak ada aliran ataukah isme-isme disini, walaupun hanya sendiri datang tapi banyak hal yang kupahami di tempat ini. Tapi jika berbicara tentang hati dan bagaimana membersihkan hati semuanya jadi satu. Dan juga tak ada guru, semuanya bisa jadi guru, langsung diam saja mendengarkan baik-baik sebab semua bahasa yang keluar merupakan pengalaman diri yang diungkapkan dengan jujur, tua atau muda tak masalah, sebab yang disebut tua adalah pengalaman dan tingkat pengenalan dirinya. Kebetulan yang biasa nongkrong disini bapak-bapak motor dengan bodi semprul lebih gede daripada si mas pelayan.
Ntah kopinya, isi pembicaraan yang kudengarkan ataukah suasana warung kopi yang membuat tempat ini menjadi nyaman ibarat magnet bagi diri untuk selalu singgah berteduh, atau boleh jadi karena kolaborasi ketiganya. Saya mencoba menganalogikan adukan kopi Dg Bebe ini seumpama jiwa yang sedang bergejolak. Agar kopi dan gula jadi satu kita harus mengaduknya sebab jika tidak diaduk maka rasanya tidak akan nikmat. Bahasa adalah alat untuk mengaduk, dia berasal dari pikiran yang bermacam-macam. gula dan kopi, kita ibaratkan sebagai pujian dan kritikan, bisa juga berupa dzikir dan fikir.
Anggaplah air yang menyatukan keduanya sebagai hikmah yang merupakan bagian dari semua pasangan pasangan itu. Dengan bahasa maka ilmu itu diaduk kedalam hati dan fikiran berputar terus, kemudian adukannya dilepas dan membiarkan berputar dengan sendirinya, sehingga walau tanpa bahasa dan dalam diam hasil adukan itu masih tetap bergejolak didalam jiwa.
Hingga pada akhirnya putaran gula dan kopi dalam air menjadi satu dan tenang, itulah kesimpulan dimana hati dan fikiran bersatu. Pada saat itu kopi siap di nikmati, seperti halnya hikmah yang siap untuk di seduh oleh jiwa.. Nikmat. Dan pasti akan selalu nikmat, yok sruput!
sahabat, mau ngopi yok ke Minasatene saja? Bukan promosi tapi janji bertemu disana yah, sama-sama kita mencari Tuhan!
ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Tips Berpikir Seperti FERGUSO

BECANDA DOANG FERGUSO!!! :v …..:v SEKALI-KALI BECANDA FERGUSO!
ahmadhidayat.com
1 sec read

Berterimakasihlah kepada Ramadan!

TIDAK terbayang hidup di Indonesia. Sejak kecil kita disuguhkan berbagai keindahan pesona alam Indonesia. Keindahan alamnya seolah menjadi candu bagi para turis asing untuk...
ahmadhidayat.com
1 min read

Kemajuan Sains Abad Pertengahan

“Sejarah sering berbeda dengan apa yang tertulis dan sejarah yang tertulis kadang tidak menampakkan apa yang benar-benar terjadi.” Ungkapan di atas sangat cocok digunakan...
ahmadhidayat.com
1 min read

0 Replies to “Kopi Hitam Mencari Tuhan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *