ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Salah Guna Antibiotika

Salah Guna Antibiotika

Saya yakin Anda menyimpan berbagai alat tajam di rumah seperti pisau, gunting ataupun jarum. Saya juga yakin Anda menyimpan berbagai obat di lemari obat. Anda akan menggunakannya bilamana diperlukan dan sesudah itu menyimpannya kembali. Sama halnya dengan benda tajam, obat berbahaya bagi anak-anak.

Obat berbahaya bukan hanya bagi anak. Ia adalah racun yang dapat merusak alat tubuh terutama ginjal dan hati. Justru sifatnya itu yang menyebabkan ia dipilih untuk membunuh racun yang berkeliaran di dalam tubuh. Supaya berhasil harus digunakan racun yang sesuai.

Bukankah racun tikus tidak mempan untuk babi? Supaya berhasil juga tentu saja jumlahnya harus tepat? Bukankah sesendok teh racun tikus tidak cukup untuk membasmi tikus?

Antibiotika adalah racun yang membunuh kuman pathogen penyebab penyakit. Manfaatnya luar biasa karena mereka bisa bekerja diseluruh tubuh.

Pemakaiannya terlihat mudah karena setiap obat mempunyai petunjuk tertulis yang jelas di brosur mereka. Anda berhak mendapatkan brosur itu. Namun dibalik kemudahan itu, berbagai bahaya mengancam.

Bahaya itu adalah:

  1. Alergi. Ia dapat muncul saat pertama kali meminum antibiotika. Gejalanya bisa ringan seperti gatal dan berat, gangguan pernapasan; 
  2. Perut gembung. Keluhan ini juga dapat muncul pertama kali meminum antibiotika. Ia terjadi karena kuman normal di usus ikut terganggu oleh antibiotika; 
  3. Keracunan obat. Gejala ini terjadi bila salah dosis. Obat yang seharusnya dua kali sehari diminum lebih sering.  Ginjal yang bertanggungjawab mengeluarkan racunnya akan terancam. 
  4. Resistensi. Kata lainnya adalah kebal. Kuman penyakit menjadi kebal terhadap antibiotika yang digunakan. Ia terjadi karena serba salah seperti obatnya salah, tidak tepat, dosisnya kurang atau waktunya tidak tepat.

Semuanya dapat dicegah dengan menggunakan antibiotika garis pertama seperti ampisilin yang dibeli di apotik dan digunakan paling lama lima hari sesuai petunjuk di brosur yang tersimpan dalam kemasan obat dan berhak Anda peroleh.

Brosur yang biasa kita jumpai terdiri dari komposisi obat, cara bekerja, indikasi atau penyakit yang sesuai, dosis atau posologi, cara pemberian obat, peringatan atau hal-hal yag harus diperhatikan, efek samping dan kontraindikasi atau keadaan dimana obat ini tidak boleh diberikan.

Menggunakan antibiotika garis pertama banyak untungnya. Antara lain:

  1. Ibarat menyimpan kartu truf hingga bila terjadi resisten, dokter masih dapat memilihkan obat garis berikutnya yang lebih canggih; 
  2. Kalaupun terjadi alergi, reaksinya ringan dan dapat pulih dengan menghentikan obat.
  3. Membeli di apotik resmi akan mencegah resistensi kuman akibat obat palsu dan atau kedaluarsa.
  4. Menggunakannya paling lama lima hari dan sesuai dengan petunjuk di brosur akan mencegah keracunan obat.
ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Kenali Masalah Pertumbuhan Gigi Bungsu

Gigi bungsu adalah gigi geraham yang tumbuh paling ahir dari gigi-gigi lainnya. Gigi bungsu mulai tumbuh pada masa akhir remaja di mulai umur 17...
ahmadhidayat.com
1 min read

Penyebab Nafas Bau Saat Bangun Tidur

Bau napas tidak Sedap atau yang di kenal dengan sebutan halitosis biasanya terjadi karena kondisi mulut yang tidak higienis atau masalah pada lambung. Penyebab...
ahmadhidayat.com
1 min read

3 Cara Mengatasi Bau Mulut

Apa Kareba sahaba’ Daeng, Kali ini kita akan membahas bagaimana sih cara mengatasi bau mulut? Tentu hal yang sangat menjengkelkan ketika sudah berdandan cantik...
ahmadhidayat.com
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *