ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Siapa Umar bin Khattab?

Suatu waktu kita menyadari bahwa ada yang salah dalam sikap dan watak kita, kita sering menyadari terkadang kita berkeras hati, egois ,kasar, dan emosional.

Kita merasa itu merupakan watak kita, terkadang kita menyadari sebetulnya salah, dan ingin berubah, namun tak jarang kita merasa hal itu susah untuk dirubah, dan kita merasa kita terlahir dangan watak itu. Berulang kali kita mencoba berubah namun sulit, kita merasa itulah bawaan lahir kita, sehingga susah untuk merubahnya.

Namun coba kita Tanya dan renungkan dalam diri… sudahkah kita benar-benar ingin merubah watak dan hal buruk dalam diri kita? Sudahkah kita berdoa meminta agar ALLAH  merubah watak itu?..

Sahabat, ada suatu kisah yang menarik tentang seseorang yang cenderung bersikap keras,.. dia terkenal dengan keperkasaananya dan kerasnya.. dialah sahabat Rasullullah SAW, Umar bin Khattab.

Dahulu sebelum memeluk islam, Umar bin Khattab terkenal dengan perlawanannya yang keras melawan dan menentang Islam, namun setelah memeluk islam, Umar bin Khattab masuk Islam dengan semangat yang sama ketika ia memusuhinya, begitu berada dalam keluarga besar islam umar mengumumumkannya terang-terangan ditengah kebencian kaum kafir Qurais, namun itulah Umar, tidak ada yang dia takuti, pada masa Hijrah ke Madinah, beberapa kaum Muhajirin banyak yang hijrah secara sembunyi-sembunyi, kecuali Umar bin Khattab yang brangkat hijrah sambil menantang “barang siapa yang ingin diratapi ibunya, ingin anaknya menjadi yatim, atau istrinya menjadi janda, coba saja mencegahku! Temuilah aku di balik lembah itu,..!! begitu powerfull dan beraninya Umar.

Suatu masa dimana Abu bakar wafat dan Dia menunjuk Umar menggantikannya sebagai khalifah, disaat inilah Umar berdoa pada ALLAH, beliau sadar betul kalau ia memiliki watak yang sangat keras yang ia sadari sangat berbeda dengan Watak Sahabat sebelumnya yang menjadi pemimpin yaitu Abu bakar yang bersikap lembut, didalam rasa penuh kesadaran pada ALLAH akan kekurangan sifatnya tersebut.. umar berdoa pada ALLAH sebelum ia menyampaika pidato pertamanya

Dari atas mimbar Umar berdoa : “Allahumma ya ALLAH. Aku ini sungguh keras kepala dan kasar, maka lunakkanlah hatiku, Allahumma ya ALLAh saya sangat lemah, maka beri saya kekuatan! ALLAhumma ya ALLAH saya ini kikir maka jadikanlah saya dermawan yang murah hati.”

Begitu indahnya doa seorang hamba yang menyadari siapa dirinya dan dengan penuh pengharapan ingin berubah dan memohon pada ALLAH akan perubahan lebih baik pada dirinya..

Terkadang kita merasa ada hal-hal yang tidak mungkin berubah dalam sifat dan sikap kita,namun Sudahkah kita meminta pada ALLAH akan perubahan yang lebih baik pada diri kita..?? Hanya kepada-NYA lah berpulang segala urusan..

Semoga dapat menginspirasi menjadi insan yang lebih baik…

ahmadhidayat.com Ahmad loves to write. A rare talkative person whose love writing the most. Immunology enthusiast.

Nikmat Tuhanmu mana lagi yang kau dustakan?

Tanpa tersadar aku menghentikan langkahku di sore hari yang cerah. Bukan karena aku tersandung atau ter jatuh, tetapi karena ada sesuatu melintasi pandangan. Sebetulnya...
ahmadhidayat.com
1 min read

Be a ‘RIGHT’ Person!

Selagi manusia masih bisa bermimpi,mungkin tidak ada salahnya jika kita meluruskan mimpi itu selurus-lurusnya. Selagi manusia masih bisa menghela napas, mungkin tidak ada salahnya...
ahmadhidayat.com
46 sec read

Tonjok Hidungmu!

Alkisah dalam sebuah ruangan kecil,terkurunglah seorang pemuda. Kesehariannya hanya diisi dengan ratapan-ratapan ketika dia melihat dunia lewat jendela di ruangannya. Di jendela itu, dia...
ahmadhidayat.com
53 sec read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *